Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

Agar malaikat Cemburu Padamu

3 min read

Agar malaikat Cemburu Padamu

Di pembahasan yang awal-awal kita telah membahas bagaimana manusia berta’aruf. Bagaimana manusia mulai jatuh cinta, bagaimana manusia mendekap dalam balutan cinta, bagaimana manusia membangun rumah tangga yang kelat di dalamnya ada jundi-jundi islam yang lahir dari buah cinta manusia. Pokoknya manusia di specialkan deh daripada makhluk yang lainnya.

Mungkin anda akan mendengar atau membaca sebuah informasi, entah Hadis maupun Al Qur’an mengenai bidadari cemburu pada manusia. Mereka cemburu karena ibadah manusia yaitu puasa, sholatnya, zakatnya, sedekahnya dan masih ada yang lainnya, membuat bidadari yang bermata jeli cemburu. Eh emangnya bidadari akan cemburu juga ya. Ya iyalah namanya bidadari sudah tentu cemburu, apabila masih ada bidadari yang mengunggulinya. Dia adalah ratunya bidadari yaitu manusia yang dekat dengan Allah.

Aku bertanya, “Ya Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”

Beliau menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat.”

Aku bertanya, “Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?”

Beliau menjawab,“Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, “Kami hidup abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Kami ridha dan tak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.” (HR. At Thabrani, dari Ummu Salamah )

Bila bidadari aja cemburu, sudah tentu yang lainnya cemburu. Cemburu itu suatu kewajaran. Cemburu tandanya cinta, cemburu tandanya peduli, cemburu tandanya ada kualitas yang terbaik. Cemburu tandanya ada setitik cahaya yang dapat menyilaukan. Jangankan malaikat, jangankan bidadari, Allahpun maha cemburu terhadap makhlukNya. Dia tidak ingin manusia berpaling dari diriNya. Di setiap hari manusia harus dekat denganNya. Bercengkraman, mencintai dalam balutan doa-doa disetiap sujud manusia itu sendiri.

Baca Juga:  INGAT! Dewan Itu Bukan Dewa

Ya, ya, ya, kadang aku berfikir manusia di buat oleh cemburu. Bidadari dibuat cemburu, bahkan tahukah engkau iblispun cemburu, saking cemburunya, sehingga lahirlah sifat sombong di dalam diri Iblis itu sendiri. Sehingga ia di tendang dari surga, karena tidak mau bersujud kepada manusia. Ya saya baru sadar mengenai hal itu. cemburu kadang membuat orang akan belajar menjadi manusia yang paling baik. Namun kadang cemburu itu akan membawa seseorang menjadi celaka, bila cemburunya berlebihan.

Namun yang menjadi pertanyaan yang belum terjawab di dalam diri saya. Apakah malaikat dapat cemburu juga. Mulai kurunut gagasanku melalui sekeping mozaik-mozaik yang terpisah. Kumerenung dalam balutan imajinasi yang menurutku masing dangkal-dangkal amat. Tidak secerdas kang Abik dalam menulis ayat-ayat cintanya. Tidak secerdas Tere Liye dalam merangkai novel-novelnya yaitu Hujan, Bumi, Mahatari dan masih banyak lagi.

bersujud kepada

Baca Juga: Wanita Pun Boleh Mengungkapkan Perasaanya Kepada Laki-Laki Lebih Duluan

Saya juga menyadari bahwa ide-ide saya tercakup dalam tulisan di kalangan sastra. Saya belajar dalam serangkaian permulaan imajinatif. Tetapi saya mendesak diri saya untuk merenungkan beberapa studi, sehingga saya dapat mengutip kebijaksanaan di balik ciptaan-Nya.

Ketika membaca buku Salim A Fillah yaitu Agar Bidadari Cemburu Padamu. Kadang kumerenung, emangnya bidadari cemburu juga kepada manusia. Bila memang demikian, wah sungguh beruntung diri ini menjadi manusia yang dispecialkan oleh Allah SWT. Aku adalah anak cucu seorang nabi yang dikeluarkan oleh Allah dari surgaNya. Namun, lalu kakekku bertobak kepadaNya, sehingga dia di ampuni dan diberikan sebuah hadiah yaitu Bumi itu sendiri.

Anda tahu, saya adalah cucu dari seorang nabi, dari kualitas kakek saya yang Tuhan miliki malaikat tunduk kepada saudara saya, Adam. Kemudian dia mengatakan pada iblis yang bangga untuk sujud kepada kakek saya. Tetapi Setan menolak untuk sujud, dan sebaliknya dia memberontak. Karena dia tidak bersujud, sampai dia dibawa keluar dari surga, dan dipanggil oleh Tuhan untuk menjadi yang paling ditakuti dari semua makhluknya.

Ya kadang kumerenung, bila manusia tidak tercipta, apakah iblis akan membangkang. Apakah malaikat mau bersujud kepada manusia. Sudah tentu saya yakin, sampai kapanku malaikat tidak akan bersujud kepada manusia, dan iblispun tidak akan pernah membangkang. Karena manusia itu tidak ada, bagaimana bisa mereka akan di suruh bersujud.

Baca Juga:  Nikmat Allah mana yang Kamu Dustakan?

Manusia adalah makhluk yang diciptakan secara ilahi. Kemudian Tuhan menunjuk manusia untuk menjadi khalifah di bumi. Sehingga membuat para malaikat cemburu. Lalu tanyakan mengapa Anda ingin membuat orang menjadi khilafah di bumi ketika mereka selalu pertumpahan darah. Sementara kami selalu tunduk pada Anda. Tetapi Tuhan menjawabnya dengan bahasa tegas yang saya tahu lebih baik dari Anda.

Jawabannya solid, dan itu bisa menjawab keraguan malaikat. Kemudian Tuhan mengajar Nabi Adam sebagai nama-nama benda langit.

Dan Dia mengajari Adam semua nama, kemudian memberikannya kepada para Malaikat dan berkata: “Katakan padaku nama-nama hal itu jika kamu benar!”

Mereka berkata: “Kemuliaan bagimu, kamu tidak tahu apa-apa selain apa yang telah kamu ajarkan kepada kami; Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Tuhan berkata: “Adam, beri tahu mereka nama hal-hal ini.” Jadi ketika Dia memberi tahu mereka nama benda-benda itu, Allah berfirman: “Apakah aku tidak memberi tahu kamu bahwa aku tahu rahasia langit dan bumi dan tahu dari mana kamu dilahirkan dan apa yang kamu sembunyikan?” )

Dalam ayat berikutnya, Tuhan memberi tahu para malaikat untuk tunduk kepada Adam. Kemudian mereka bersujud, hanya iblis yang akan menolak untuk tunduk, karena dia merasa dirinya berada pada tingkat tertinggi. Merasa dirinya makhluk yang lebih baik dari makhluk lain.

Inilah sebabnya saya mencoba menganalisis, sampai sejauh mana, antara kecemburuan dan kecemburuan pada para malaikat. Ketika saya iri pada malaikat, ia bukan lagi makhluk terbaik untuk melayani Tuhan. Tapi aku iri pada malaikat. Karena kecemburuan adalah sifat alami, dan perlu dimiliki oleh semua makhluk Tuhan. Selama kecemburuan adalah kecemburuan positif untuk meningkatkan kualitas ibadah kita.

Bila kita sudah cemburu demi hal-hal yang positif. Inilah cemburu yang di anjurkan, cemburu yang membawa keberkahan, cemburu yang mempunyai nilai-nilai yang baik. Nilai-nilai yang bakal menjadi lentera cahaya, ketika kita menuju jalan kebenaran. Cahaya inilah yang akan mengantarkan kita dan menerangi kuburan kita ketika kita telah tiada nanti.

Baca Juga:  Hati-Hati Jangan Terjebak Dengan Penampilan

Sehingga para malaikat akan merasa cemburu kepada kita, apabila kelat kita lebih duluan masuk surganya. Atau kita lebih awal mengetuk pintu surga itu, lalu malaikat ridwan membukan pintu surga itu selebar-lebarnya melebihi lebarnya antara langit dan bumi. Amiiiin robbil alamin.

Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *