Antara Akademik, Organisasi dan Cinta

  • Whatsapp
Antara Akademik, Organisasi dan Cinta

Tiga aspek yang selalu berjalan seirima dalam kehidupan mahasiswa yaitu akademik, organisasi dan cinta. Tiga aspek inilah yang harus diperhatikan oleh seluruh mahasiswa. Jujur di tujuan utama kita membangun pendidikan di perguruan tinggi untuk mendapatkan pengetahuan dan nilai yang baik di bawah standar kumulatif mahasiswa. Namun tidak bisa kita pungkiri dua aspek pun akan mempengaruhi kehidupan pelajar itu. Yaitu organisasi dan cinta.

Read More

Akademik yang baik tanpa kehadiran organisasi yang baik, maka nilai akademik hanya akan menjadi simbolitas di selembaran kertas. Lalu kita memuji hal itu, artinya kita memiliki nilai tertinggi di fakultas juga di kampus. Namun pada konsep pelaksanaan di lapangan demi mengaktualisasikan coba darma perguruan tinggi di bidang pengabdian, kadang kita akan terlihat kaku. Ada konsep tapi tak sulit mengutarakan konsep itu di depan umum. Pada akhirnya konsep itu akan hilang di alam konsepsi.

Baca Juga: UUD KUHP Menyapa Ratu Empat, Pantai Lagunci

Namun jika organisasi yang di utamakan dari akademik, maka nilai akademik akan anjlok bagaikan ABG tua ke gigi. Lalu kita menjadi mahasiswa penghuni kampus, dan boleh jadi menjadi warga negara kampus. Bukan lagi melewati proses perkuliahan selama empat tahun namun semester banyak pun akan ter lewati. Jadi boleh junior-junior nya sudah menikah barulah menyanyikan wisuda senior di kampus itu.

organisasi bisnis

Inilah yang terjadi pada masa sekarang. Yang terlambat selesai kuliah, mereka akan berdalil kecut, karena mereka belum selesai kuliah karena mengikuti organisasi, demi meyakinkan sang suplai dana dari SDB (Sumbangan Dari Bunda). Dalil demi dalil pada akhirnya kelihatan pula kebohongan nya, karena ada sebagian mahasiswa yang berorganisasi tetapi mampu menyelesaikan kuliah nya sesuai target yang ditetapkan kampus. Inilah yang menjadi masalah yang harus kita selesaikan. Idealnya yaitu utamakan kampus, dahulukan organisasi. Tujuannya kedua harus berjalan seirama. ORGANISASI YA !, AKADEMIK YA, jangan ORGANISASI NO !, AKADEMI PUN NO !, lalu berdalil karena ketinggalan kuliah karena ORGANISASI. Padahal kenyataannya di lapangan hanya tidur dikos tanpa datang di kampus.

Baca Juga:  Hidup Seperti Secangkir Kopi

Lalu apa yang disukai dengan cinta ?. Akan ada istilah sayur tanpa garam akan terasa hambar. Mahasiswa tanpa cinta kegiatan berjalan tetapi tidak memiliki ruh. Cinta itu merupakan motivasi dalam beraktifitas. Organisasi dibaluti dengan cinta maka orang yang ikut organisasi akan semangat datang rapat demi melihat si doy. Akademik dibaluti dengan cinta maka siswa akan rajin ke kampus sementara tidak ada perkuliahan. Laki-laki akan terlihat sempurna di hadapan sang kekasih, demikian pula seorang wanita akan terlihat sempurna dihadapan kekasihnya. Maka dana SDB (Sumbangan Dari Bunda) harus dinaikkan dengan memenuhi dalil yaitu Uang ORGANISASI, Uang AKADEMIKSASI dan Uang PACARNISASI.

ANTARA AKADEMIK, ORGANISASI DAN CINTA

Jika mahasiswa menyukai PACARNISASI maka program yang dipikirkan yaitu dug-em, tempat rekreasi yang cocok, pertemuan organisasi perlu dipermudah sesuai dengan jadwal pertemuan. Semuanya akan terasa indah saat rapat organisasi ada si, pulang si si doy pulang dari rapat, sang pangeran akan siap mengantar. Sementara yang tak punya si doy harus menunggu sampai mendapat warisan antar pulang ke kost nya.

Baca Juga: INGAT! DEWAN ITU BUKANLAH DEWA

Bukannya kita berfikir negatif tentang cinta. Namun banyak yang terjadi seperti itu. SANGAT AKADEMIK, ORGANISASI dan CINTA haruslah melintasi seirama. Akademik nya harus tepat waktu, organisasi nya mantap lalu jemputlah bida-darimu dengan cinta dengan balutan ijab qabul. Itulah idealnya menjadi mahasiswa yang berprestasi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *