Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

Filosofi Lebah Dalam Islam

2 min read

Filosofi Lebah Dalam Islam

Setiap makhluk yang diciptakan oleh Allah mempunyai peran. Dipastikan setiap peran sudah tentu mempunyai manfaat kepada keseimbangan kosmos. Interaksi dengan alam begitu dibutuhkan. Sehingga lahirlah rantai kehidupan yang saling mendukung.

Sungguh tak ada kesia-kian dalam penciptaan. Melainkan kita tak mentadaburinya dengan sebaik-baiknya. Sehingga dengan minimnya ilmu pengetahuan kita. Maka dengan mudahnya kita mengkerdilkan makhluk yang lainnya. Salah satu makhluk yang perlu kita tadaburi yaitu lebah. Saking specialnya makhluk ini, maka Allah mengabadikan namanya dalam satu surah yaitu surah An Nahl.

Baca Juga : INGAT! DEWAN ITU BUKANLAH DEWA

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”. kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An Nahl : 68-69)

mengabadikan namanya dalam satu surah

Apa yang bisa kita petik dari penciptaan lebah dan alur kehidupannya. Sehingga Allah mengabadikan namanya dalam satu surah. Dan mewahyukan nya dalam perintah. Sehingga sang lebah melaksanakan perintah itu, dalam siklus kehidupannya.

  1. Kita tahu apa sih makanan lebah ? yaitu sari pati dari bunga. Maknanya : lebah selalu memakan makanan yang baik, jadi kita sebagai manusia tentunya harus bisa berupaya agar selalu memakan dari sumber yang baik atau halal.
  2. Lebah dalam mencari makan tidak merusak dimana dia mengambil sari pati bunga yang dia hisap, dia dengan hati-hati hinggap di se kuntum bunga lalu dia menghisap madu bunga dengan sangat lembut dan sabar. Maknanya : kita sebagai manusia yang di tunjuk oleh Allah SWT sebagai khalifah di dunia ini, kita harus bisa berusaha mencari rezeki dengan cara yang baik, tidak merusak lingkungan dan alam, dan jika ini kita terapkan dalam kehidupan kita, pasti kita tidak akan pernah mendengar namanya banjir, longsor, pemanasan global, dan kejahatan alam dilingkungan kita.
  3. Lebah ketika mencari makan dan hinggap disekuntum bunga dia tidak hanya mengambil yang dia perlukan tetapi kehadirannya membawa manfaat untuk bunga yang ia hinggapi, yaitu dia membantu proses penyerbukan. Maknanya : kita dalam mencari rezeki harus bisa mendatangkan manfaat untuk yang lain dan membawa kebaikan dimana pun kita mencari rezeki bukan justru untuk merusak alam.
  4. Lebah memiliki senjata yang cukup ditakuti, yaitu sengatan nya yang sangat menyakitkan dan setiap lebah memiliki senjata tersebut. Walaupun dia berkumpul dan bertumpuk di sarangnya senjata itu tidak ada yang melukai teman-temannya atau kelompoknya. Maknanya : kita sebagai sesama makhluk Allah yang sempurna tentunya diberi akal dan pikiran untuk menjalani hidup, seharusnya dengan akal dan pikiran, kita ciptakan ide-ide dan pemikiran yang bermanfaat untuk seluruh alam dan bukan menciptakan sesuatu yang merusak atau menyakiti antar sesama makhluk Allah SWTmengabadikan namanya dalam satu surah
  5. Lebah sangat menjaga sarangnya karna di dalamnya ada ratu yang sangat dijaganya. Lebah akan terbang menyendiri menyusuri hutan-hutan untuk mencari sari pati bunga untuk dibawanya kesarang. Maknanya : kita harus bisa menjaga apa yang sudah dititipkan kepada kita yaitu dunia dan isinya, dan kita harus bisa menjaga dan menghormati para pemimpin kita yang bijaksana agar kelangsungan hidup terus berjalan, dan kita harus bisa mandiri dan bisa memberikan manfaat untuk kehidupan kita.
  6. Lebah tidak suka mengganggu makhluk lain, akan tetapi jika ada salah satu dari temannya diganggu atau sarangnya yang diganggu, maka dengan serta merta semua akan menyerang si mengganggu itu dengan berkorban nyawa sekalipun, dan lebah tidak takut sebesar apapun mengganggunya. Maknanya : kita sebagai kelompok atau golongan harus bisa saling menjaga dan melindungi agar tidak mudah untuk diganggu atau dirusak oleh yang lain, kita tidak boleh mengganggu orang lain dan tidak lari jika ada musuh datang dan harus siap mati untuk membela kelompok kita atau golongan kita waktu yang kita hadapi sangat kuat dan besar.
  7. Lebah mengeluarkan kotoran atau cairan dari tubuhnya, yang kita kenal dengan nama madu. Dan seperti kita ketahui bahwa madu sangat bermanfaat bagi kehidupan kita. Selain rasanya yang nikmat, juga mengandung zat-zat yang sangat baik bagi tubuh kita. Maknanya : sudah sepantasnya kita sebagai manusia harus biasa memberikan manfaat bagi makhluk lainnya dengan melakukan hal-hal baik dalam kehidupan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh orang lain. Jika kita memakan makanan dari jalan yang baik pasti akan melahirkan suatu hasil yang baik pula bisa berupa ide-ide yang baik atau kegiatan-kegiatan yang baik.
Baca Juga:  Polusi Udara yang Tercemar Dapat Merusak Paru-paru Anda seperti Merokok Sebungkus Sehari

Baca Juga: ANTARA AKADEMIK, ORGANISASI DAN CINTA

Pelajaran yang indah, yang dapat menyadarkan kita bahwa, dibalik kekurangannya ada banyak kelebihan yang di dapatkannya. Makhluk ini bukanlah sarjana. Namun tindakannya mampu dipelajari dan di ikuti oleh para sarjana dunia. Justru itu, yang kita takut kan adalah ada seoran sarjana, namun perilakunya tak pantas dikatakan seorang sarjana.

Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *