Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

Stop! Jangan Baper Dulu, Kekasihmu Yang Kamu Cintai

1 min read

Jangan Baper Dulu, Kekasihmu Yang Kamu Cintai Itu Suatu Saat Akan Kamu Benci

Stop! Jangan Baper Dulu – Yuk yang baper-beperan, kali ini kita akan membahas jodoh itu nikah. Emang jodoh itu nikah, bukan tunangan, apalagi pacaran. Justru itu jangan baper dulu pada saat pacaran dan tunangan, bila kamu gagal, maka tak merasakan patah hati yang berlebihan. Paling-paling hadapi patah hati dengan senyum, santai, intropeksi diri, lalu menata hati demi mencari calon jodoh yang lain.

Bila udah baperan dari pacaran sampai tunangan. Itu hati-hatilah, bila tidak terjodohkan gimana?. Pasti sakit hatinya terasa bangat, seolah-olah dunia itu telah runtuh. Bahkan cokelatpun akan terasa tai ayam. Yang manis-manis akan terasa hambar. Yang hambar akan terasa pahit, yang pahit akan terasa panas. Semuanya akan terasa pedih bangat. Apalagi yang dibaperin itu menikah dengan sahabat kita sendiri. Pasti sakitkan, mending Cuma sakit, bila sampai putus asa. Tak ingin membuka lembara baru lagi. Ujung-ujungnya perjaka tua atau perawan tua. Kira-kira siapa yang bertanggung jawab.

Baca Juga: UUD KUHP Menyapa Ratu Empat, Pantai Lagunci

Lalu menyalahkan orang ketiga, orang keempat, apalagi menyalahkan Tuhan. Yuk bagi yang main baper-baperan, tahu nda kosenkuensinya nda. Bila baperannya terjawab, maka engkau akan mendapatkan kebahagian, namun bila tidak, maka yang kamu dapatkan kepedihan. Emang pedih bangat, lebih pedih daripada sambal. Kalau sambal maa, pedihnya dilidah, bila ada gula dan minumkan air, lama-kelamaan akan hilang juga. Tapi pedihnya baperan terletak di hati. Hati terasa nyut-nyut. Tidur mata tertutup, tapi pikiran melayang-layang. Ambil bantal yang lembut, tapi bantalnya terasa kasar. Bayang-bayang si dia selalu menghantui. Perlahan-lahan tapi pasti, dia seolah-olah bergentayangan di imajinasi kita. Hipnotis kepedihan melayang-layang, bak memakan cabe kecil secara perlahan-lahan.

Jangan Baper Dulu

Stop! tinggikan angan-angan bak bidadari dan pangeran. Emang cinta itu membuat kita terbayang-bayang melebihi kenyataan. Seolah-olah kita Sri Rahma yang terbang bersama Dewi Shinta untuk mengelilingi istana raja-raja Bataraguru. Lalu dengan siaganya Sri Rahma melindungi Dewi Shinta dari tangan Rahwana.

Dengan demikian, mengingat dalam kata-kata Nabi Muhammad,

“Cintailah kekasihmu sepelurnya, karena bisa jadi ia menjadi orang yang kamu benci di suatu hari. Bencilah orang yang kamu benci sepelurnya karena bisa jadi ia menjadi kekasihmu di suatu hari. (HR. Tirmidzi )

Tahukah anda semua yang baper-baperan, kekasihmu yang kamu cintai itu suatu saat akan kamu benci. Begitupula yang kamu benci kadang akan kamu cintai. Kan sang rasul kita te

Baca Juga:  Golongan Mana Yang Masuk Surga?
Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *