Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

Mencari Kemuliaan

1 min read

mencari kemuliaan

“Sungguh keliru orang-orang yang mencari kemuliaan dengan apa yang mereka miliki di muka bumi,” demikian dikatakan Iman Al-Qurthuby,”Sebab kemuliaan, kekuatan ketinggian, dan keperkasaan semuanya adalah milik Allah’Azza wa Jallah.

Hidup bukan hanya mencari makan, bila hanya mencari makan, apa bedanya kita dengan binatang. Binatang hidup untuk makan, memuaskan nalurinya, dan membunuh binatang yang lain untuk dijadikan sebagai mangsa. Binatang itu kodratnya untuk saling menjajah antara satu maupun yang lainnya. Bila tidak demikian mereka akan sulit mempertahankan hidup. Baginya kehidupan hanya untuk makan, bila perut terasa kenyang baru mereka istrahat. Karena hidupnya hanya untuk makan dan makan.

Manusia bedah dengan binatang, manusia diberikan akal oleh Allah. Dengan akal inilah mereka di tuntut untuk berfikir, mengkaji dan mendalami ilmu pengetahuan. Bukankah ilmu adalah cahaya dan cahaya itulah yang bakal menjadi penerang bagi siapapun yang membutuhkan. Sudah banyak orang di dunia ini ingin mencari kemuliaan. Namun mereka lupa apa yang dapat mengantarkan mereka menuju kemuliaan itu.

bukan dilihat dari banyaknya

Baca Juga: Cerpen – Aku Juga Beriman 40%

Mulia bukan dilihat dari banyaknya harta yang didapat, dan mulia bukan pula dilihat dari jabatan yang kita miliki, begitupulah mulia itu bukan dilihat dari banyaknya keluarga yang popular. Namun mulia yang dimaksud Iman Al-Qurthuby yaitu mulia apabila kita telah dekat dengan sang pencipta kemuliaan. DIAlah pemilik kemuliaan dan DIA pula yang akan mampu menghapus kemulian manusia.

“Barang siapa yang menghendaki kemuliaan, maka milik Allah-lah semua kemuliaan itu. Kepada-Nyalah naik perkataan-perkataan yang baik dan amal shalih mengangkatnya. (Q.s. Fathir (35):10)

Manusia demi mencari kemuliaan, mereka relah menghabiskan waktunya bertahun-tahun untuk mencari ilmu pengetahuan. Karena ilmu, mereka akan mendapatkan kebijaksanaan. Bijaksana dari perkataan maupun perbuatan. Ada orang yang hanya mempertajam perkataan namun perbuatan hancur. Tahu teori Al-Qur’an namun tindakannya tidak mencerminkan ayat tersebut. Itulah yang disebut berilmu tapi tidak melahirkan kebijaksanaan.

Baca Juga:  Musuh Yang Terbesar Pada Manusia

Mampu memainkan retorika, namun hatinya mampu dimainkan oleh Syetan. Bila dia berbicara kita mulai terpaku, namun bila dia bertindak, kadang kita merasa heran atas apa yang dia perbuat. Ibarat langit dan bumi, kata-katanya seperti penghuni langit namun perbuatannya tidak mencirikan penghuni langit. Bahkan boleh jadi bisa kita katakan sebagai penghuni bumi. Tak lain yaitu binatang, karena tindakannya tidak mencirikan lagi sebagai manusia.

Justru itu bila kamu ingin mulia maka berzikirlah engkau. Karena zikirlah yang akan mampu menyembuhkan segala macam penyakit. Penyakit fisik, lebih-lebih penyakit hati. Bukankah ucapan yang baik akan dinaikkan kepada Allah dengan penuh kemuliaan. Ucapan itulah yang disebut zikir, nafasnya adalah zikirnya, langkahnya adalah zikirnya, tangannya adalah zikirnya dan segala aktifitasnya semuanya itu zikirnya.

wanita

Baca Juga: Bila Mencari Jodoh Tak Kunjung Datang, Intropeksi Dirilah – CERPEN

Inilah yang disebut dengan zikir-zikir cinta. Zikir cinta yang mendahulukan cinta Allah dan rasulnya daripada yang lainnya. Zikir cinta yang akan mengantarkan manusia menuju surganya. Yaitu surga yang abadi dan selalu dirindukan oleh seluruh umat manusia. Disinilah kemuliaan akan terpancar disebabkan perilaku yang mulia pada saat di dunia.

Orang yang berzikir inilah mereka akan selalu bertasbih, bertakbir, bertahmid dan bertahlil, kesemua yang keluar dari lisan mereka akan bergema di sekitar Arsy. Suara-suara itu memiliki dengung seperti suara lebah yang saling mengingatkan dengan kawannya.

Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *