Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

MEREAKTUALISASIKAN KESADARAN PENGURUS DALAM BERLEMBAGA

1 min read

By Tasman Al Buton

Dalam dunia organisasai pasti banyak masalah yang perlu di hadapi. Baik masalah internal maupun eksternal karena pada prinsipnya setiap organisasi itu bermasalah. Apabila organisasi tidak mempunyai masalah maka orangnya yang bermasalah karena mereka tidak mampu mendeteksi masalah-masalah dalam sebuah organisasi. Oleh karena itu maka setiap kader dalam suatu organisasi harus mempunyai wawasan yang matang dalam berlembaga, agar tercipta organisasi yang ideal yang sesuai dengan harapan setiap pengurus organisasi.

Dengan demikian maka kita harus menyadari bahwa kualitas individu akan mempengaruhi perkembangan suatu organisasi, maka setiap kader harus di tuntun bukan hanya menguasai konsep dalam berlembaga tetapi mereka harus mampu mereaktualisasikan kesadaran dalam berlembaga ke wilayah praktis sehingga kita mampu mesinerjikan antara wilayah kosepsi dengan wilayah praktis, karena dua wilayah tersebut yang akan menopang berkembangnya suatu organisasi.

Di samping itu, dalam kesadaran maka kita harus memahami kesadaran apa yang perlu kita tumbuhkan, karena menurut Paulu Freud bahwa kesadaran terbagi atas tiga bagian yaitu kesadaran magic, kesadaran naif dan kesadaran kritis, oleh karena itu yang dibutuhkan dalam berlembaga adalah kesadaran kritis, yang dimana kita tidak hanya menerima suatu realitas apa adanya tetapi kita harus mempertanyakan realita agar kita menemukan di balik makna realita.

Karena kita tahu bersama bahwa kesadaran magic yaitu yang di mana ketika ada ketimpangan maka itu terjadi merupakan kehendak hukum alam atau memang begitulah kejadiannya dan manusia tidak perlu merubahnya, sedangkan kesadaran naif yaitu yang di mana ketika kita melihat ketimpangan hanya berdiam diri padahal kita telah mengetahui apa penyebabnya tetapi hanya berdiam diri inilah yang sering di sebut orang-orang pragmatis, dimana ketika melihat ketimpangan maka dia hanya berdiam diri walaupun mereka tahu solusi dari permasalah tersebut. Padahal dalam hadis nabi mengatakan bahwa

Baca Juga:  Jika Anda Hidup dengan Polusi Udara, Anda Sudah Lebih Rentan terhadap Covid-19

“apabila kalian melihat ketimpangan-ketimpangan maka ubalah dengan tanganmu dan apabila tidak bisa maka ubahlah dengan lisannya dan apabila tidak bisa maka ubahlah dengan hatimu itulah selemah-lemahnya iman (HR. bukhari )

Sehingga makna dari mereaktualisasikan dalam berlembaga terpatri pada setiap kader organisasi. Berorganisasi merupakan hal yang terpenting ketika kita berada dalam dunia mahasiswa karena organisasi dan mahasiswa tidak bisa di pisahkan, apabila kita mengenal mahasiswa pasti di benak kita akan mengetahui organisasi. Namun banyak mahasiswa yang tidak sadar tentang hal itu padahal lembaga merupakan tempat kita berproses untuk melatih diri kita menyelesaikan berbagai tantangan kehidupan, sehingga Ali bin Abu Thalib mengatakan

“Kebatilan yang terorganisir mampu mengalahkan kebaikan yang tidak teroganisir.

Apalagi organisasi mempunyai dua fungsi yaitu sebagai wadah dan sekaligus sebagai tempat berproses, dimana sebagai wadah yaitu sebagai tempatnya berkumpul orang-orang yang mempunyai visi yang sama untuk melakukan suatu tindakan demi terciptanya tujuan bersama. Sedangkan sebagai proses yaitu yang dimana organisasi merupakan tempat untuk kita mengembangkan diri kita, sehingga potensi yang ada dalam diri kita dapat berfungsi sebagai mana mestinya, sehingga apa yang di harapkan dapat tercapai dengan baik sesuai dengan harapan kita.

 

Tasman Al Buton Kesibukan Sebagai Seorang Kepala Desa di Buton Selatan dan Pengajar disekolah, masih memantaskan diri untuk menulis. Ayo Teman-teman menulis.

IBU namamu disebut tiga kali dalam hadisnya

By Tasman Al Buton Ibu namamu di sebut tiga kali di dalam hadis manusia termulia yaitu Muhammad Saw. Sungguh amatlah berharga wahai engkau ibu,...
Tasman Al Buton
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *