TUHAN, DIMANAKAH LETAK SURGA ?

0 270
Loading...

Kira-kira menurut anda semua, dimanakah letak surga. Pertanyaan aneh yang membutuhkan banyak energy dalam berfikir. Bila surga di batasi dengan tempat apakah akan dikatakan surga. Dimanakah letak surga, sebuah pertanyaan yang jawabannya tempat. Ya bila kamu bertanya dimana si Anton tinggal, sudah tentuh engkau akan menjawab si Anton tinggal di jalan Gaja Mada.

Lalu muncul pertanyaan kembali, dimanakah letak surga. Bila kita sok-sok menjawabnya maka seolah-olah kita menampakkan kebodohan kita. Karena tak satupun orang yang pernah menuju disana. Bila pernah mungkin hanya mimpi atau hanya hayalan semata. Sehingga inilah kenapa kafir Quraisy mendustakan Isra Miraj nabi Muhammad Saw, karena rasulullah telah banyak bercerita tentang surga dan neraka. Padahal nabi Muhammad Saw benar-benar diberikan keistimewaan jalan-jalan ditaman surga dan melihat siksaan di dalam neraka.

Maka kita sebagai orang yang beriman, diwajibkan untuk mengimani perjalanan spiritual itu. Bila tidak maka gugurlah keimanan kita. Walaupun jujur, sampai sekarang belum terpecahkan secara ilmiah tentang perjalanan nabi kita yaitu Muhammad Saw.

Cuma banyak orang yang menganalogikan sederhana yaitu contohnya seekor semut, secara tiba-tiba naik pesawat manusia, lalu pesawat itu terbang menuju Surabaya dari kota Makassar. Hampir dua jam kesana, pesawat itu kembali pulang ke Makassar, lalu semut akan bercerita kepada temannya, bahwa dirinya tiga jam yang lalu baru pulang dari Surabaya. Mungkin teman-temannya mendengar itu langsung tertawa terbahak-bahak. Bagaimana bisa tiga jam yang lalu engkau sudah ke Surabaya. Padahal begitu jauhnya. Jangangkan tiga jam, puluhan tahunpun dia tidak akan sampai ke Surabaya.

Demikian pula yang dialami oleh Rasulullah Saw melakukan perjalanang panjang, namun ditempuh dengan singkat dengan kendaraan yang super cepat yaitu Buroq. Kendaraan yang melebihi kecepatan cahaya. Bahkan konon katanya, tubuh rasulullah itu dibaluti cahaya, sehingga mampu menembus beberapa langit.

Kali ini kita kembali ketopik pembahasan yaitu Tuhan, dimanakah letak surga?. Surga bila dicari letaknya sampai kapanpun akan sulit di dapat. Mau cari dimana itu surga, sampai kakek nenekpun engkau tak bisa mendapatkannya. Justru itu, surga tak perlu dicari, namun mencarinya dengan beramal baik. Bila amalmu baik, sholatmu mantap, sedekahmu mantap dan hubungan manusiamu baik dengan manusia yang lain. Demikian pula hubunganmu terhadap alam baik dan apalagi hubungan dirimu dengan Tuhanmmu baik, maka yakinlah surga akan menyapamu dan bahkan akan ada makhluk yang langsung mengantarmu kesurga.

Sehingga surga itu terletak di amal kita sendiri atas ridho sang pencipta. Bila engkau beramal dengan baik, maka surga akan mendekat didirimu. Bahkan engkau akan mendapatkan surga dunia sebelum surga akhirat yang akan kamu dapatkan dikemudian hari. Surga di dunia adalah ketenangan jiwa. Tidak selamanya kaya dapat menenangkan jiwa. Mungkin kaya hanya mampu menyenangkan jasmani kita. Namun belum tentuh hati kita. Melainkan kita manfaatkan kekayaan dengan tujuan ibadah.

Tahukah engkau sang rasul kita pernah juga menyampaikan bahwa semua umatnya bisa masuk surga, melainkan orang yang tak mau masuk surga. Siapakah orang yang tak ingin masuk surga, bukankah seluruh umatnya ingin masuk surga. Jangankan yang alim bahkan yang preman pun ingin masuk surga. Tapi siapakah yang tak ingin masuk surga?. Orang yang tak ingin masuk surga yaitu orang-orang yang tak menjalankan perintah Allah dan menjalankan apa yang dilarang oleh Allah melalui jalan islam yang baik.

“Seluruh umatku akan masuk jannah, kecuali yang enggan. “Maka dikatan: “Wahai Rasulullah, siapa yang enggan?”Beliau menjawab:”Barangsiapa yang menaatiku maka dia pasti masuk jannah, sedangkan barangsiapa yang mendurhakaiku maka sungguh dia telah enggan ( masuk Jannah). (HR. Al-Bukhari )

Carilah surga dengan ketaatan maka kamu akan mendapatkan. Bukannya mencari surga dimana-mana. Surgapun ada di telapak kaki ibu, maksudnya dengan kita berbakti dengan baik ke ibu kita, selama itu tidak bertentangan dengan Al Qur’an dan Al Hadis, maka patuhilah mereka. Karena surgapun ada di ridho mereka. Sebagaimana Uwais Al Qarni yang taat kepada ibunya, sampai rela menggendongnya dari Yaman ke Mekah demi memenuhi permintaan ibunya yaitu melaksanakan ibadah di Mekah.

Maka bersihkanlah hati, lalu sambutlah kebenaran dengan baik. Ingin masuk surga itu jalannya berliku-liku, namun liku-likunya merupakan proses untuk menjadikan kita menjadi seorang penyabar. Maka jagalah hatimu dengan baik, walaupun badai akan menghadang dirimu. Karena hati yang baik akan mencerminkan akhlak yang baik. Akhlak yang baik yang akan mengantarkan kita kesurgaNya nanti.

“Ketahuilah, di dalam jasad ada segumpal daging. Apabila baik, maka baiklah seluruh jasadnya, dan apabila rusak maka rusaklah seluruh jasadnya. Ketahuilah, dia adalah hati.”( HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Abdillah An-Nu’man bin Basyir ra.)

 

Loading...
Comments
Loading...